5 Cara Menghindari Aplikasi Kredit Abal-Abal

Mati satu tumbuh seribu. Itulah kondisi aplikasi kredit ilegal saat ini yang berganti rupa dan nama demi menyasar korbannya. Meskipun sudah ada satgas waspada yang melakukan patroli secara online dan offline, tetap saja fintech yang menjajakan produk ilegalnya ini punya berbagai cara untuk mendapatkan mangsa baru.

Persoalan kredit online yang dijalankan secara digital kfini lebih sulit untuk diberantas, sama halnya seperti memberantas film-film ilegal. Peminatnya ada, permintaannya ada sehingga mereka akan terus tumbuh dan bermunculan. Tidak bisa dimungkiri bahwa setiap orang pasti butuh dana untuk kebutuhannya. Kadang jika sudah mentok, apapun dihajar dan diambil meskipun dari aplikasi kredit abal-abal. 

Selebihnya buat yang tidak paham apalagi awam dalam pinjaman online, harus waspada. Karena kreditur ilegal ini beroperasi tanpa mengikuti regulasi pemerintah. Mereka beroperasi memang hanya untuk mengeruk keuntungan semata. Wajar jika pada akhirnya nasabah yang akan menjadi korbannya.

Menghindari itu semua, ada beberapa cara yang perlu diterapkan sebagai proses screening atau filter dalam memilih aplikasi kredit yang jelas dan berintegritas. 

1. Cek dulu di OJK

Apapun nama aplikasinya, cek dulu perusahaan di OJK. Apakah PT atau nama perusahaannya benar-benar terdaftar sesuai dengan nama aplikasinya atau tidak. Kadang-kadang memang nama PT dengan nama produk berbeda. Jadi, cermat dan teliti juga untuk mengetahui produk dan PT sudah sesuai serta paling penting terdaftar di OJK.

2. Cari reviewnya secara online

Jika langkah pertama sudah dilakukan saatnya mencari reviewnya secara online. Baca reviewnya secara jernih. Semua komplain yang dilayangkan lewat media konsumen pasti akan dibalas oleh perusahaan yang punya nama. Proses dalam menangani komplain ini perlu dilihat bagaimana perusahaan mampu mengatasi masalah-masalahnya di lapangan. Sehingga hal tersebut bisa menjadi tolak ukur seberapa baik perusahaan dalam melakukan respon terhadap keluhan nasabahnya. 

3. Jangan tergiur dengan besaran pinjaman yang diberikan

Lagi-lagi plafon yang besar itu seperti fatamorgana. Indah tapi itu bukan milik kita. Artinya semua pengeluaran menggunakan kredit tetap harus dibayar. Kembali lagi pada kemampuan finansial. Kredit hanya mempermudah dalam memperoleh barang dengan metode cicilan sehingga menjadi lebih ringan. Seharusnya bukan jadi beban baru. 

4. Jangan mudah menyerahkan data pribadi

Penting juga untuk mengecek data data pribadi yang mau disubmit. Jangan sesekali submit jika poin 1 dan 2 sudah dilewati atau dicek kembali. Jangan mudah pula tergiur dengan beberapa website abal-abal dengan kedok lowongan pekerjaan, pendaftaran prakerja, dan lain sebagainya jika bukan dari situs resminya. 

5. Periksa lagi informasi perjanjiannya secara tertulis 

Poin ini sangat penting karena banyak debitur yang kurang aware dengan perjanjian. Perjanjian tertulis biasanya ditampilkan dalam syarat dan ketentuan sebelum melakukan akad pinjaman. Artinya, perusahaan sudah memberikan informasi ketentuan dan persyaratan yang harus dipenuhi oleh debitur sebelum akad dilangsungkan. Saat terjadi akad, diasumsikan bahwa kedua belah pihak sudah menyetujui syarat dan ketentuan dari kedua belah pihak. 

Kredivo tawarkan Kredit Online Cicilan 0% persen tenor 3 bulan

Nah, jika kamu memang membutuhkan kredit online yang sudah jelas, bisa memilih aplikasi kredit dari Kredivo. Kredivo tak hanya memiliki fitur pay later, tetapi juga pinjaman tunai. 

Untuk pay laternya kini diberikan kemudahan cicilan nol persen dengan tenor 3 bulan. Jadi, cukup bayar fee adminnya saja 1% per bulan. Transaksinya bisa dilakukan secara online maupun offline. Untuk pay later online bisa diakses langsung lewat marketplace dan nanti pilih pembayaran lewat Kredivo dengan skema bayar dalam 30 hari dan 3 bulan.

Untuk pay later offline, tinggal datang ke konter atau merchantnya, lalu transaksi menggunakan scan barcode. Beberapa merchant yang sudah bekerja sama dengan Kredivo seperti McD, IKEA, Electronic City, Erafone dan lain sebagainya.

Kelebihannya, Kredivo punya jaringan merchant yang cukup luas lebih dari +1000 merchant yang di Indonesia termasuk beberapa marketplace besar seperti Tokopedia, JD.ID, Blibli, Bukalapak dan juga Shopee.  

Untuk pay later yang ditawarkan oleh Kredivo kini tenornya menjadi lebih panjang yaitu pilihan tenor 30 hari dan 3 bulan dengan bunga nol persen. Untuk cicilan nol persen ini tidak berlaku untuk pinjaman tunai. Untuk cicilan 6 bulan dan 12 bulannya tetap dikenakan bunga cicilan sebesar 2,6% per bulan. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *